Kota Tangerang kembali menghadirkan agenda kuliner besar menjelang akhir pekan. 83 Tenant Ramaikan Culinary Day Tangerang 2026 yang dijadwalkan berlangsung pada Sabtu, 12 September 2026. Acara tahunan yang digelar Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kota Tangerang tersebut akan mempertemukan UMKM lokal, pelaku kuliner populer, hotel, mitra industri hingga sejumlah pelayanan publik dalam satu kawasan. Culinary Day sekaligus menjadi kesempatan masyarakat menikmati beragam produk kuliner sambil mendukung perkembangan usaha lokal.
Culinary Day 2026 dipusatkan di Lapangan Ahmad Yani, Alun-Alun Kota Tangerang dan menjadi bagian dari rangkaian yang turut menyambut Tangerang 10K pada Minggu, 13 September 2026. Kehadiran festival kuliner Kota Tangerang 2026 membuat akhir pekan tersebut tidak hanya dipenuhi aktivitas olahraga, tetapi juga wisata kuliner dan kegiatan masyarakat. Pemerintah kota berharap momentum ini dapat memperkenalkan produk lokal sekaligus menggerakkan ekonomi daerah.
83 Tenant Ramaikan Culinary Day Tangerang 2026
83 Tenant Ramaikan Culinary Day Tangerang dengan komposisi yang cukup beragam. Berdasarkan pengumuman resmi Pemkot Tangerang pada 9 September 2026, peserta berasal dari UMKM lokal, kuliner viral, UMKM binaan dari 13 kecamatan, hotel dan mitra industri serta instansi yang membuka layanan publik terpadu.
Kepala Disbudpar Kota Tangerang Boyke Urif Hermawan menjelaskan Culinary Day dirancang sebagai wadah bagi pelaku UMKM untuk memperkenalkan produk sekaligus meningkatkan pendapatan. Pemerintah ingin memberikan akses pasar lebih luas agar usaha lokal semakin berkembang dan mampu bersaing.
Culinary Day Digelar 12 September di Alun Alun Tangerang
Culinary Day 2026 akan berlangsung pada Sabtu, 12 September 2026 di Lapangan Ahmad Yani, Alun-Alun Kota Tangerang. Informasi Disbudpar sebelumnya menyebut rangkaian kegiatan berlangsung hingga malam, sehingga masyarakat mempunyai waktu cukup panjang untuk datang menikmati festival.
Lokasinya yang berada di pusat kota juga membuat kegiatan ini diproyeksikan menjadi salah satu titik keramaian akhir pekan. Selain berburu makanan, pengunjung dapat menikmati kegiatan hiburan dan berbagai fasilitas yang telah dipersiapkan penyelenggara.
Kuliner Lokal dan Makanan Kekinian Siap Hadir
Pilihan makanan menjadi daya tarik utama. Beberapa tenant yang diumumkan antara lain Kuali Bunda Al, Himari Snack, Mamam by Mican, Laksa Tangerang Mang Toyib, Ngodeng Tangerang, Choco Drink, Cilemboost, Pempek Tumpah Zakhyra, Fruity Delight, Say Burger, Pecelicious, Alpukat Kocok hingga Ayoda Melon.
Keberagaman tersebut membuat daftar tenant Culinary Day Tangerang terbaru mencakup makanan khas daerah hingga sajian yang lebih kekinian. Bagi pengunjung, konsep seperti ini memberikan kesempatan mencoba banyak pilihan tanpa harus berpindah ke berbagai lokasi di Kota Tangerang.
UMKM dari 13 Kecamatan Ikut Berpartisipasi
Salah satu bagian penting Culinary Day adalah keterlibatan UMKM binaan dari seluruh 13 kecamatan di Kota Tangerang. Mereka berasal dari Karang Tengah, Neglasari, Periuk, Jatiuwung, Cipondoh, Batu Ceper, Benda, Cibodas, Pinang, Karawaci, Ciledug, Larangan dan Tangerang.
Keterlibatan tersebut membuat festival tidak hanya menjadi tempat berjualan, tetapi juga sarana promosi bagi produk lokal dari berbagai wilayah kota. Produk yang sebelumnya mungkin lebih dikenal di tingkat kecamatan mendapatkan kesempatan bertemu dengan pengunjung yang lebih luas.
Hotel dan Mitra Industri Ikut Meramaikan
Culinary Day 2026 juga melibatkan sektor perhotelan dan mitra industri. Beberapa nama yang tercantum dalam daftar peserta antara lain Citadines Connect Airport Jakarta, Pakons Prime, Golden Tulip Essential Tangerang, Howard Johnson by Wyndham Tangerang, Kyriad Hotel Jakarta Airport, Favehotel Hasyim Ashari, NEO+ Airport Jakarta dan Novotel Tangerang.
Kehadiran sektor perhotelan menunjukkan festival ini dirancang lebih luas daripada sekadar bazar UMKM. Kolaborasi antara pemerintah, pelaku usaha lokal, hotel dan mitra swasta dapat memperkuat ekosistem pariwisata serta kuliner Kota Tangerang.
Ada Pelayanan Publik Terpadu
Hal menarik lainnya adalah tersedianya pelayanan publik di lokasi acara. Instansi yang dijadwalkan hadir mencakup Dinas Ketenagakerjaan, Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil, Bapenda, DPMPTSP, Dinas Kesehatan serta BAZNAS Kota Tangerang.
Konsep tersebut memungkinkan masyarakat datang untuk menikmati festival sekaligus mendapatkan akses terhadap sejumlah layanan pemerintah. Kehadiran pelayanan publik juga membedakan Culinary Day dengan festival makanan biasa yang hanya berfokus pada transaksi kuliner.
Panggung Hiburan dan Fasilitas Pengunjung Disiapkan
Penyelenggara menyiapkan berbagai fasilitas pendukung, termasuk panggung hiburan utama, photobooth dan area VIP. Dari sisi keamanan serta kesehatan, tersedia posko keamanan, tim medis dan PMI, ambulans hingga armada pemadam kebakaran.
Persiapan fasilitas tersebut menjadi penting karena acara berpotensi menarik banyak pengunjung sepanjang hari. Selain itu, wisata kuliner dan UMKM Kota Tangerang diharapkan dapat dinikmati masyarakat dengan lebih nyaman sambil mengikuti rangkaian hiburan yang tersedia.
Jadi Rangkaian Menjelang Tangerang 10K

Culinary Day 2026 mempunyai hubungan erat dengan agenda Tangerang 10K. Festival berlangsung pada Sabtu, sedangkan ajang lari nasional tersebut digelar keesokan harinya pada Minggu, 13 September 2026. Culinary Day memang disiapkan sebagai salah satu kegiatan pendukung untuk menyambut Tangerang 10K.
Kombinasi festival kuliner dan olahraga dapat menarik masyarakat dari luar Kota Tangerang untuk menghabiskan akhir pekan di wilayah tersebut. Pengunjung dapat menikmati produk UMKM pada Sabtu kemudian menyaksikan atau mengikuti agenda lari pada Minggu.
Culinary Day Dorong Ekonomi UMKM Tangerang
Pemerintah Kota Tangerang menempatkan pemberdayaan ekonomi sebagai salah satu tujuan penting Culinary Day. Menurut Boyke Urif Hermawan, kegiatan tersebut memberikan ruang bagi UMKM untuk mengenalkan produk sekaligus memperoleh pasar yang lebih luas.
Strategi seperti ini memberikan manfaat langsung karena transaksi berlangsung antara pelaku usaha dan pengunjung. Pada saat yang sama, produk lokal mendapatkan eksposur yang dapat membantu meningkatkan pengenalan merek setelah festival selesai.
Pengunjung Diajak Menjaga Kebersihan
Pemkot sebelumnya juga mengimbau masyarakat untuk ikut menjaga kebersihan dan kenyamanan selama Culinary Day. Pengunjung bahkan didorong membawa kantong belanja serta wadah makanan sendiri sebagai bagian dari gerakan yang lebih ramah lingkungan.
Langkah sederhana tersebut cukup penting mengingat festival makanan berpotensi menghasilkan sampah kemasan dalam jumlah besar. Partisipasi pengunjung diperlukan agar ramainya kegiatan tetap berjalan beriringan dengan kebersihan Alun-Alun Kota Tangerang.
83 Tenant Ramaikan Culinary Day Tangerang 2026 pada Sabtu, 12 September 2026 di Lapangan Ahmad Yani, Alun-Alun Kota Tangerang. Tenant berasal dari UMKM lokal, kuliner populer, perhotelan, mitra industri, UMKM binaan 13 kecamatan hingga pelayanan publik.
Culinary Day juga menjadi bagian dari rangkaian menyambut Tangerang 10K yang berlangsung sehari setelahnya. Dengan perpaduan wisata kuliner, promosi UMKM, hiburan dan pelayanan publik, kegiatan tersebut menjadi salah satu agenda menarik untuk mengisi akhir pekan di Kota Tangerang.
FAQ
Kapan 83 Tenant Ramaikan Culinary Day Tangerang digelar?
Culinary Day 2026 dijadwalkan berlangsung pada Sabtu, 12 September 2026.
Di mana Culinary Day Tangerang 2026 berlangsung?
Acara digelar di Lapangan Ahmad Yani, Alun-Alun Kota Tangerang.
Berapa jumlah tenant Culinary Day Tangerang 2026?
Pengumuman terbaru Pemerintah Kota Tangerang menyebut terdapat 83 tenant yang akan berpartisipasi.
Apakah Culinary Day Tangerang hanya berisi makanan?
Tidak. Selain tenant kuliner dan UMKM, tersedia hotel serta mitra industri, panggung hiburan dan pelayanan publik dari sejumlah instansi Pemerintah Kota Tangerang.
Apakah Culinary Day berkaitan dengan Tangerang 10K?
Ya. Culinary Day 2026 menjadi kegiatan pendukung untuk menyambut Tangerang 10K yang dijadwalkan berlangsung pada Minggu, 13 September 2026