Rekayasa lalu lintas Pasar Kemis, Kabupaten Tangerang, menjadi salah satu upaya untuk mengurangi kepadatan kendaraan di sejumlah titik yang ramai dilalui masyarakat. Pengaturan arus kendaraan dilakukan melalui koordinasi petugas kepolisian, Dinas Perhubungan, dan unsur pemerintah setempat. Salah satu lokasi yang pernah menjadi perhatian adalah perempatan Jembatan Kuning di Jalan Raya Cadas-Kukun, tempat pemasangan water barrier dilakukan untuk membantu mengatur pergerakan kendaraan.
Kepadatan di kawasan Pasar Kemis dapat meningkat pada jam berangkat dan pulang kerja, ketika kendaraan warga dan pekerja melintasi jalan yang sama. Karena itu, pengendara perlu memperhatikan arahan petugas serta informasi terbaru mengenai pengaturan jalan. Perlu dicatat, informasi yang tersedia mengenai pemasangan water barrier di Jembatan Kuning berasal dari 18 Juli 2026, sehingga belum dapat dipastikan apakah pengaturan tersebut masih berlaku dengan skema yang sama saat ini.
Rekayasa Lalu Lintas di Jembatan Kuning Cadas-Kukun
Pada 18 Juli 2026, Polsek Pasar Kemis bersama Dinas Perhubungan Kabupaten Tangerang, Satpol PP Kecamatan Pasar Kemis, Pemerintah Desa Pangadegan, dan Bhabinkamtibmas melakukan pemasangan water barrier di perempatan Jembatan Kuning, Jalan Raya Cadas-Kukun.
Langkah tersebut ditujukan untuk mengantisipasi kemacetan dan meningkatkan keselamatan pengguna jalan, khususnya ketika volume kendaraan meningkat pada jam sibuk. Pengendara diimbau mengikuti rambu dan arahan petugas agar arus kendaraan tetap tertib.
Jalan Cadas-Kukun Menjadi Perhatian

Sebelumnya, Pemerintah Kecamatan Pasar Kemis juga melakukan pengaturan lalu lintas di perempatan kantor Desa Pangadegan, Jalan Raya Cadas-Kukun, pada April 2025. Kegiatan tersebut merupakan tindak lanjut aduan warga terkait kelancaran lalu lintas.
Pengendara diimbau tidak melawan arus, tidak memotong jalur kendaraan dari arah berlawanan, serta mengutamakan keselamatan. Pengguna jalan juga perlu memberi prioritas kepada pejalan kaki dan mengurangi kecepatan ketika melintasi persimpangan.
Tips Menghindari Kemacetan di Pasar Kemis
Pengendara yang melintasi Pasar Kemis dapat melakukan beberapa langkah sederhana untuk mengurangi risiko terjebak kepadatan:
- Periksa informasi lalu lintas sebelum berangkat.
- Hindari menerobos atau memotong antrean kendaraan.
- Ikuti arahan petugas dan rambu di persimpangan.
- Sisihkan waktu perjalanan tambahan saat jam sibuk.
- Gunakan jalur alternatif hanya jika sesuai kondisi dan arahan resmi.
Informasi mengenai rekayasa lalu lintas terbaru dapat diperiksa melalui kanal resmi Pemerintah Kabupaten Tangerang atau kepolisian setempat. Pengendara juga dapat melihat ketersediaan kamera pemantau melalui CCTV Dinas Perhubungan Kabupaten Tangerang, termasuk kamera di Simpang Pasar Kemis.
Rekayasa lalu lintas Pasar Kemis dilakukan untuk membantu mengurai kepadatan dan meningkatkan keselamatan pengendara. Salah satu titik yang pernah mendapat pengaturan adalah perempatan Jembatan Kuning di Jalan Raya Cadas-Kukun melalui pemasangan water barrier pada Juli 2026. Untuk mengetahui apakah skema tersebut masih berlaku, masyarakat perlu memeriksa informasi terbaru dari instansi terkait sebelum melakukan perjalanan.
FAQ
1. Di mana rekayasa lalu lintas Pasar Kemis pernah dilakukan?
Salah satu lokasinya adalah perempatan Jembatan Kuning di Jalan Raya Cadas-Kukun.
2. Apa tujuan pemasangan water barrier?
Pemasangan tersebut ditujukan untuk membantu mengatur arus kendaraan, mengantisipasi kemacetan, dan meningkatkan keselamatan.
3. Bagaimana cara memantau kondisi lalu lintas Pasar Kemis?
Masyarakat dapat memeriksa CCTV Dinas Perhubungan Kabupaten Tangerang atau mengikuti informasi resmi kepolisian dan pemerintah setempat.
4. Apakah rekayasa lalu lintas tersebut masih berlaku?
Belum dapat dipastikan berdasarkan informasi yang tersedia. Periksa pengumuman terbaru dari instansi terkait sebelum berangkat.